Uni Emirat Arab (UEA) Bakal Menjamu Timnas Indonesia



Uni Emirat Arab (UEA) akan menjadi tuan rumah tim nasional Indonesia di grup ketiga Grup G di putaran kedua Zona Asia Kualifikasi Zona Dunia 2022 di Stadion Al Maktoum, Dubai, Kamis (10/10/2019).

UAE saat ini berada di peringkat kedua di Grup G dengan tiga poin dari kemenangan. Sementara itu, tim nasional Indonesia tenggelam di dasar klasemen setelah nihil dalam jumlah dari dua pertandingan.
UEA, yang diunggulkan melawan Indonesia, diyakini akan terus memainkan komposisi terbaik. Khalid Essa, yang tampil memukau dalam kemenangan 2-1 atas Malaysia, akan berdiri di bawah mistar gawang.
Khalid akan bersaing dengan kiper tim nasional Indonesia, Andritany Ardhiyasa.
Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy, diperkirakan masih mempercayai Andritany alih-alih mengambil risiko menurunkan dua linernya, Henry Hendrawan dan Muhammad Ridho Djazulie.
Namun, ada dua kiper yang memiliki peluang untuk tampil. Andritany telah menjadi target suporter ketika mereka kebobolan enam gol dari dua pertandingan tim nasional Indonesia.
Pelatih UEA Bert van Marwijk akan menggabungkan darah muda dan berpengalaman di lini belakang. Duet palang pintu akan menjadi milik Khalifa Alhammadi yang berusia 20 tahun dan Mohamed Al Attas yang dua tahun lebih tua.
Keduanya akan diapit oleh dua bek sayap Mohamed Al Menhali yang berusia 28 tahun dan Walid Abbas yang kini berusia 34 tahun.
Tim nasional Indonesia banyak yang merombak lini belakang. Namun, tiga dari empat pemain di belakang diharapkan akan diisi dengan wajah yang sama yaitu Hansamu Yama, Yanto Basna, dan Ricky Fajrin. I Putu Gede sebagai pemain baru, akan diplot sebagai bek sayap kanan.
Lini tengah adalah kehidupan UEA di tangan Van Marwijk. Ada Omar Abdulrahman, pemain terbaik Asia pada tahun 2016.
Omar akan menjadi lini tengah umum UEA untuk mengacaukan pertahanan tim nasional Indonesia.
Pelatih tim nasional Indonesia, Simon McMenemy, tidak akan merombak komposisi lini tengah. Kelima pemain yang akan mengawasi sektor ini diperkirakan berasal dari Zulfiandi, Bayu Pradana, Evan Dimas, Andik Vermansah, dan Stefano Lilipaly.
Simon akan menggunakan poros ganda dengan memainkan Zulfiandi dan Bayu bersama-sama. Ini adalah pilihan bijak untuk mengurangi agresivitas lini tengah tim tuan rumah.
Selain Omar, UEA telah melahirkan pemain yang dinobatkan sebagai pemain Asia terbaik. Dia adalah Ahmed Khalil, yang memeluknya pada tahun 2015.
Khalil berperan sebagai penyerang. Ketika UEA menang 2-1 atas Malaysia, pemain berusia 28 tahun itu tidak bermain.
Sekarang, Van Marwijk menyebut 51 pencetak gol dari 103 caps untuk UEA untuk meneror tujuan tim nasional Indonesia.
McMenemy membawa tiga penyerang untuk menghadapi UEA. Namun, dua di antaranya terhambat oleh persiapan, yaitu Lerby Eliandry dan Alberto Goncalves.
Alhasil, hanya Irfan Bachdim yang tetap dalam kondisi lebih baik dari kedua pemain itu. Striker Bali United dapat memainkan striker defensif mengingat dia rajin menekan lawan.
Pos Uni Emirat Arab (UEA) Akan Tuan Rumah tim nasional Indonesia muncul pertama di Berita Sepak Bola Tepercaya.



Source link