Anggota DPRD Jabar Ramai-Ramai Gadaikan SK ke Bank, Kenapa?



Bandung – Anggota DPRD di beberapa daerah, termasuk di Provinsi Jawa Barat, sibuk menggadaikan Surat Keputusan tersebut sebagai anggota Dewan Pengurus kepada Bank BJB. Maksimal per orang dapat mengajukan pinjaman sebesar Rp 1 miliar untuk jangka waktu 4 tahun. Berapa gaji anggota Dewan sehingga ia dapat mengajukan pinjaman sebesar itu?
Penghasilan anggota legislatif diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 41 tahun 2017 tentang Hak-Hak Keuangan dan Administrasi dari Para Pemimpin dan Anggota Parlemen Daerah Jawa Barat. Rincian hak mereka termasuk.
"Memang, hak semua anggota Dewan telah tercantum dalam Pergub No. 41 tahun 2017. Termasuk kelengkapan jas, pin, dan pakaian resmi yang ditetapkan di sana," kata Kepala Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekwan Yedi Sunardi baru-baru ini.
Dalam peraturan tersebut ada sejumlah sumber pendapatan, termasuk uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan posisi, tunjangan peralatan, tunjangan komunikasi intensif, dan tunjangan reses.
Jumlah manfaat antara ketua, wakil dan anggota berbeda. Misalnya, ketua akan mendapatkan total penghasilan sebesar Rp. 120 juta per bulan. Selain itu, ada fasilitas tambahan, seperti rumah dinas, mobil dinas, hingga belanja rumah tangga hingga Rp 1,5 miliar.
Wakil tersebut juga menghasilkan Rp 120 juta per bulan. Bedanya, perwakilan hanya mendapat fasilitas tambahan berupa mobil dinas dan tunjangan perumahan.
Sementara itu, untuk anggota, total pendapatan adalah Rp 91,5 juta per bulan. Meskipun mereka tidak mendapatkan perumahan resmi dan fasilitas mobil, para anggota masih diberi manfaat perumahan dan transportasi.
Total pendapatan belum ditambahkan ke biaya layanan. Misalnya, ketua mendapat hak Rp. 3 juta dengan masa kerja di bawah satu tahun hingga Rp. 15 juta untuk masa kerja lima tahun.
Deputi menerima hak layanan di bawah satu tahun sebesar Rp2,4 juta dan masa kerja lima tahun sebesar Rp12 juta. Sedangkan anggota yang jasanya di bawah satu tahun adalah Rp 2,3 juta hingga Rp 11,2 juta jika sudah lima tahun.
Selain tunjangan, semua anggota DPRD Jawa Barat mendapatkan hak atas asuransi kesehatan, kecelakaan kerja, serta kematian.
Dengan penghasilan yang cukup besar, masih ada anggota DPR yang menggadaikan SK mereka demi kredit ke bank. Mayoritas, alasannya adalah untuk melunasi hutang selama kampanye. Jumlah kredit dari Bank BJB maksimal Rp 1 miliar.
Anggota DPRD Jawa Barat Poskan Kerumunan Hipotek ke Bank, Kenapa? ditampilkan sebelumnya di Topikindo. .



Source link